Wednesday, November 24, 2010

Pentingnya Sebuah Bahasa

Terdapat seorang filosof yang mengatakan bahwa kehidupan ini hanyalah sebuah permainan bahasa. Apakah ini benar atau salah ? bagi saya ini sangat tepat sekali, walaupun penulis kurang banyak, akan tetapi penulis selalu berpikir mengenai kata-kata ini. Dan penulis bertanya apakah ada sesuatu hal yang kita tidak lakukan tanpa bahasa, tentu tidak ?
apabila kita sendiri melamun maka kita juga memerlukan bahasa, apabila ada konsep di pikiran kita, apabila kita ingin mengeluarkan maka kita perlu bahasa untuk mengutarakannya. Kita berjualan perlu bahasa, kita bercinta perlu bahasa, kita beribahad pun perlu bahasa.
Apabila kita ingin memperoleh sebuah ilmu dari guru kita maka kita perlu bahasa sebagai pengatar, jika kita pergi keluar negeri apakah yang kita gunakan, secara otomatis pasti bahasa, semuanya tidak terlepas dari bahasa.
Orang-orang di gunung pun yang kita anggap komunikasinya tidak bagus dan tidak beradab kadang-kadang, mereka juga menggunakan bahasa. sungguh ironis jika kita melihat jumlah orang yang mempelajari khususnya di Indoensia sangat lah sedikit kenapa bisa seperti ini apakah mereka tidak sadar tentang pentingnya sebuah bahasa.
Dengan bahasa semua orang bisa mencintai, semua orang bisa berumusuhan, bahkan bisa jadi sesat dalam sebuah agama jika sebuah kitab suci tidak dipahami dengan baik dan benar.
Bahasa adalah salah satu alat pemersatu salah satunya tertuang dalam sumpah pemuda, yaitu satu bahasa. dan semua orang bisa menjadi sangat marah apabila kita salah menggunakan bahasa. apalagi yang kita cari, kita harus bersungguh mempelajari bahasa mulai dari bahasa ibu, hingga bahasa internasional sehingga kita bisa saling mengerti antara satu sama lain dan tercipta kedamaian dunia.

Sunday, November 21, 2010

Air Mani Tidak Najis

Inilah adalah kasus yang sering kita jumpai,kadang-kadang seorang manusia langsung menghukumi sesuatu yang menjijikan adalah najis padadal tidak seperti itu, sebagai contoh jenazah merupakan tidak najis, bangkai Ikan pun tidak najis. Salah satu pembahasan kali ini adalah air mani.
Mungkin sebagian dari kita udah mengetahui apa itu air mani. air mani dalam pengertian umum dijelaskan bahwa air yang yang dikeluarkan oleh manusia yang berjenis laki-laki yang sudah baligh, biasanya terjadi pada saat bersenggama atau melalui mimpi, atau bisa juga karena disengaja keluarnya.
Nah pembahasan kali ini apakah mani suci atau najis, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori bahwa sanya Nabi pernah shalat dengan menggunakan sarung yang sedikit air maninya dan hal itu diyakini oleh Aisyah. atas dasar inilah menunjukkan bahwa sanya air mani itu tidak najis, dan hadits ini bukan hanya satu akan tetapi banyak dan bisa ditemukan dalam kitab sohih bukhori dan muslim.
kalaupun tadi berasal dari hadits, nah sekarang kita menggunakan logika, coba kita pikirkan jika sekiranya mani najis maka manusia pun akan ikkut najis, karena manusia terbuat dari mani yang membuahi sel telur. Dan hal ini disepakati oleh ulama fiqhi sehingga tidak perlu lagi kita perdebatkan bahwasanya mani najis atau tidak dan hal ini jelas.

Friday, November 19, 2010

Sociology Agreement

In the sociology of science that became the object of study is that reality matters. During this time the character of sociology and this agree unpon by scientists of Emil Durkheim. Durkheim studied in some circles of society, and he concluded that religion was the same with the term family, education, politicians and others.
Durkheim believed that religion was established on the basis of community consensus, when people believed in him there is something higher then it is called religion or terms of human words need god.
When god is not considered to be in her god dismissed the human environment , is this worthy man said to be knowledgeable. The essence of science is actually closer to god.
The agreement is not agree by sociology, and even they only recorded every incident without giving a solution, really dear, sociologists claim very negative impact, especially regarding religion.
However they can not agree, to claim that they do, this is bad sociologists, such as whether religion affect society? or community that affect religion? . Another question is whether the sociologists agree on culture, politics, education. such as whether a method or a teacher who makes students become smart. The sociologists would say some of the methods and some others are teachers.
indeed ironic when sociologists study is empirical, but the results only in the form of concepts are not clear and would damage the pemikrian humans, especially in the fields of religion, even reality sociologist can not answer whether religious differences can bring people together or just happened divisions go