Thursday, January 15, 2015

SENYUM TAPI TEGAS

      Judul ini merupakan gambaran tentang sosok Jokowi yang selalu senyum jika menghadapi media, atau masyarakat. Akan tetapi dibalik senyum dan tertawanya teripsimpan ketegasan yang ditampilkan dalam aturan aturannya.
        Selama kepemimpinan presiden di Indonesia, baru kali ini ada presiden yang berani mengambil keputusan untuk menaikkan harga bbm kemudian memberikan hukuman mati kepada pengedar Narkoba, pemotongan gaji kepada PNS yang tidak becus kerjanya.
        Selama ini pak Presiden kita dibilang lemah jika dibanding Prabowo. Akan tetapi sekarang baru terlihat bahwa Pak Jokowi itu memang betani mengambil keputusan. Coba kita bayangkan saja senyum nya dan tertawa nya seperti ala kadarnya tanpa dibuat buat.
        Tersenyum tapi tegas itulah yang dibutuhkan Indonesia sekarang keputusannnha ialah menghukum mati 5 orang tersangka kasus pengedaran Narkoba,  jadi jangan lihat dari kovernya ya wahaia masyarakat Indonesia

Wednesday, December 31, 2014

KEHEBATAN JOKOWI DALAM POLITIK BBM

         Jokowi bisa dibilang lihai dalam hidang politik karirnya betul betul menanjak akibat citra wong desanya itu. Dalam bidang ekonomi kebijakan nya juga cukup bagus mulai dari bupati solo kemudian pindah ke Jakarta menjadi gubernur kemudian,  , , , , , , sekarang menjadi presiden . Disaat semua bingung untuk menaikkan harga bbm Joko Windows santai menaikkan,  kemudian orang demi demo dimana mana,
        Akan tetapi setelah beberapa bulan Presiden Joko widi malah menurunkan nya inilah kebijakan yang menurut saya menambah pencitraan politik Joko Widodo. Meskipun ada unsur politiknya akan tetapi hal  ini menambah kepercayaan warga Indonesia kepada dirinya.
       Seakarang apa yang orang katakan pasti dalam pikiran  warga kita bahwa Presiden memperhatikan warganya padahal. Kepintaran Joko Widodo itu sebenarnya Joko Widodo ingin mengurangi subsidi bbm, dengan cara menaikkan akan tetapi minyak dunia lagi turun maka diambil lah kebijakan untuk menaikkan harga sebesar 2000 padahal yang ingin di naikkan adalah 1000. Akhirnya kebijakan menaikkan 2000 diambil dengan asumsi bahwa harga minyak dunia di turunkan, dan setelah demo dimana mana maka diturunkan lah harga bbm menjadi 7100. Inilah yang saya bilang kehebatan Joko Widodo dalam bidang apapun citra tetap mantap di mata rakyat

Monday, December 29, 2014

Perubahan IAIN menjadi UIN merupakan Hal Yang Wajar

        Jika kita melihat seorang mahasiswa memilih fakuktas maka mereka akan memilih sebuah fakultas yang memberikan mereka kehidupan setelah tamat. Penyebab alsan inilah yang menjadikan kampus kampus umum menjadi pilihan masyarakat I so esia untuk mensekolahkn anak mereka.
          Padahal jika ditelusurui pokok segala sumbeer ilmu pengetahuan adalah alquran, banyak orang dan mungkin kita sendiri menganggap bahwa seorang yang kuliah di fakultas umum akan mudah mendapatkan uang. Hal ini berdampak merosotnya fakultas fakultas agama atau Universitas agama, karena pemikiran tadi.
           Pola pikir tersebut kemudian berubah, hal ini karena agama sudah mulai berintegrasi dengan fakultas umum. Dahulu terjadi pemisahan antara agama dan umum, semenjak IAIN berubah menjadI UIN anggapan tersebut berubah 200 persen, bahwa agama terlah menjadi pengingkat maayarakat kita agar anaknya bisa agama dan bisa umum. MAeskipun pola tersebut tidak menghilangkan pemikiran awal mereka yang beranggapan bahwa umum lebih cepatbdapat uang dari agama. Hal iji berdampak bahwa fakuktas agama di UIN tetap rendah dibanding fakultas sains tekcnologi, atau fakultas ekonomi dan lain sebagainya.
          Padahal perubahan tersebut ingin mengintegrasikan antara ilmu umum dan ilmu agama, perubahan tersebut wajar, jik kita memahaminya secara logika, karena allah lah yang menurunkan ilmu ilmu di muka bumi ini dan itu bersumber dari alquran. Akan teetapi mengapa kita yang memisahkan ilmu tersebut ya ?.
          Pada hakikatnya UIN itu berubah dari IAIN disebbabkan karena dasar pendidikan adalah budi pekerti, jika ada seorang ahli ekonomi maka dia harus menjadi ekonom yang jujur, jika ada seorang insinyur maka dia harus jujur, dan kejujuran itu bisa didapat dalam agama, inilah yang di maksud penulis perubahan IAIN menjadi UIN sudah pantas karena kedua ilmu terbut harus berintegrasi selamanya.